LIVESenin, 19 Oktober 2026 • Memuat waktu...Jakarta31°C
PASAR REAL-TIME:
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|

Pemerintah Genjot Ketahanan Pangan Nasional Demi Jaga Stabilitas Harga Beras

H
Hendra Wijaya
Redaktur Nasional
Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB•3 menit baca
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
Pemerintah Genjot Ketahanan Pangan Nasional Demi Jaga Stabilitas Harga Beras
Dokumentasi peliputan terkait Pemerintah Genjot Ketahanan Pangan Nasional Demi Jaga Stabilitas Harga Beras. (Foto: Wikimedia Commons)

Sorotan Utama Berita

  • Pemerintah fokus memperkuat ketahanan pangan nasional lewat peningkatan produksi domestik.
  • Kebijakan stabilitas harga beras menjadi prioritas utama untuk menjaga daya beli masyarakat.
  • Koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk mengantisipasi dinamika pasar dan krisis iklim.

SOROT.IN, JAKARTA — Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan global yang memengaruhi sektor pertanian. Langkah ini diambil tidak hanya untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang cukup bagi seluruh rakyat, tetapi juga menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen maupun petani.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama kementerian teknis terkait terus merumuskan kebijakan komprehensif yang menyasar hulu hingga hilir sektor pertanian. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi produktivitas lahan, distribusi pupuk yang tepat sasaran, serta penguatan cadangan beras pemerintah melalui Perum Bulog.

Strategi Peningkatan Produksi dan Distribusi

Upaya mendongkrak produksi domestik dilakukan melalui ekstensifikasi dan intensifikasi lahan pertanian, penerapan teknologi modern, serta mitigasi dampak perubahan iklim yang kerap mengancam gagal panen. Pemerintah menyadari bahwa ketergantungan pada pasokan luar negeri harus ditekan demi kemandirian bangsa.

Selain itu, stabilisasi harga beras di pasaran dijaga secara ketat melalui operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan secara berkala di berbagai daerah. Langkah intervensi ini terbukti efektif meredam gejolak harga akibat pergeseran musim tanam dan faktor cuaca ekstrim.

Tantangan Kebijakan dan Komitmen Jangka Panjang

Kendati demikian, implementasi kebijakan pangan ini juga dihadapkan pada tantangan untuk menyelaraskannya dengan komitmen internasional terkait penanganan krisis iklim. Pemerintah terus berupaya mencari titik keseimbangan antara produktivitas agraris yang tinggi dan praktik pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Ke depan, keberhasilan penguatan ketahanan pangan ini sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan para petani. Dengan strategi yang terukur dan pengawasan yang ketat, stabilitas harga beras dan kesejahteraan petani diyakini akan dapat tercapai secara berkesinambungan.

Tanya Jawab Seputar Topik Ini

Apa fokus utama pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional?

Fokus utama pemerintah adalah meningkatkan produksi domestik dan menjaga stabilitas harga beras untuk melindungi daya beli masyarakat serta kesejahteraan petani.

Bagaimana cara pemerintah menjaga stabilitas harga beras di pasaran?

Pemerintah menjaga stabilitas harga melalui penguatan cadangan beras nasional, operasi pasar, serta penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah di berbagai wilayah.

TOPIK:#Ketahanan Pangan#Harga Beras#Kemenko Perekonomian#Pertanian Nasional#Stabilitas Harga
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
Rekomendasi Untuk AndaKonten Bersponsor
Pemerintah Genjot Ketahanan Pangan Nasional Demi Jaga Stabilitas Harga Beras | Sorot.in