LIVESenin, 19 Oktober 2026 • Memuat waktu...Jakarta31°C
PASAR REAL-TIME:
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|

Legenda Hidup Sepak Bola Indonesia Maman Abdurahman Resmi Gantung Sepatu Setelah 24 Tahun Berkarier

F
Fajar Nugroho
Redaktur Olahraga
Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB•3 menit baca
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
Legenda Hidup Sepak Bola Indonesia Maman Abdurahman Resmi Gantung Sepatu Setelah 24 Tahun Berkarier
Ilustrasi kolaborasi antar pelajar dalam menyelesaikan tugas dan proyek studi. (Foto: Dok. Istimewa)

Sorotan Utama Berita

  • Maman Abdurahman mengakhiri perjalanan karier profesionalnya di dunia sepak bola selama 24 tahun.
  • Ia dikenal sebagai salah satu bek tangguh yang pernah memperkuat Timnas Indonesia dan sejumlah klub elit Liga 1.
  • Keputusan pensiun ini menandai berakhirnya era bagi salah satu ikon lini pertahanan sepak bola nasional.

SOROT.IN, JAKARTA — Dunia sepak bola Indonesia kembali melepas salah satu figur paling dihormati di generasinya setelah Maman Abdurahman secara resmi mengumumkan keputusan pensiun sebagai pemain profesional. Keputusan besar ini diambil sang pemain usai melakoni perjalanan panjang dan penuh prestasi di atas rumput hijau selama kurang lebih seperempat abad atau tepatnya 24 tahun lamanya. Sosok yang dikenal tenang dalam menghalau serangan lawan ini meninggalkan warisan besar bagi perkembangan sepak bola modern di Indonesia.

Sepanjang kariernya yang gemilang, Maman telah menjadi saksi hidup berbagai era transformasi kompetisi di Tanah Air, mulai dari Liga Indonesia era perserikatan hingga bertransformasi menjadi Liga 1 yang lebih modern. Ia tidak hanya menjadi pilar kokoh di lini belakang klub-klub raksasa yang pernah dibelanya, tetapi juga konsisten mengenakan jersey kebanggaan Tim Nasional Indonesia di kancah internasional. Dedikasi tinggi dan sikap profesionalnya di dalam maupun di luar lapangan membuat namanya senantiasa dikenang oleh para pecinta sepak bola.

Perjalanan Panjang Sang Benteng Pertahanan

Langkah awal Maman di kancah profesional dimulai dari kerja keras dan ketekunan luar biasa hingga akhirnya ia dipercaya memperkuat sejumlah klub elite seperti Persib Bandung, PSIS Semarang, dan Persija Jakarta. Bersama skuad Macan Kemayoran, puncak kariernya semakin bersinar ketika ia sukses mengantarkan tim tersebut meraih gelar juara Liga 1 pada musim 2018. Konsistensi permainan di usia yang tidak lagi muda membuktikan bahwa disiplin ketat adalah kunci utama bertahan di level tertinggi.

Di level internasional, pemilik postur tegap ini juga mencatatkan caps penting bersama Timnas Garuda sejak level kelompok umur hingga senior. Pengalaman bertanding menghadapi penyerang-penyerang tangguh Asia menjadikan dirinya mentor alami bagi para pemain muda yang baru menjejakkan kaki di skuad Garuda. Kehadirannya di lini belakang selalu memberikan rasa aman bagi penjaga gawang serta ketenangan bagi rekan setimnya saat berada di bawah tekanan lawan.

Warisan dan Inspirasi untuk Generasi Penerus

Keputusan pensiun Maman Abdurahman tentu menjadi momen emosional bagi publik sepak bola nasional, khususnya The Jakmania dan pendukung setia sepak bola Indonesia. Banyak pihak berharap ilmu, pengalaman, serta mentalitas juara yang dimilikinya dapat ditularkan kembali ketika ia mengambil peran baru di dunia kepelatihan atau manajemen sepak bola ke depan. Regenerasi pemain belakang yang tangguh kini menjadi tantangan tersendiri bagi sepak bola Indonesia sepeninggal para legenda senior.

Kini, lembaran baru telah dibuka oleh Maman Abdurahman setelah resmi menanggalkan sepatu bola yang telah menemaninya berjuang selama 24 tahun. Namanya akan abadi sebagai salah satu teladan terbaik tentang bagaimana menjaga profesionalisme, loyalitas, dan integritas di tengah dinamika industri sepak bola Indonesia yang sarat tekanan. Seluruh pencinta sepak bola Tanah Air tentu mengucapkan terima kasih atas pengabdian luar biasa yang telah diberikan sang legenda.

Tanya Jawab Seputar Topik Ini

Berapa lama Maman Abdurahman berkarier di sepak bola profesional?

Maman Abdurahman berkarier di dunia sepak bola profesional selama 24 tahun sebelum akhirnya memutuskan pensiun.

Klub apa saja yang pernah dibela oleh Maman Abdurahman?

Sepanjang kariernya, Maman pernah memperkuat beberapa klub besar di Indonesia, di antaranya PSIS Semarang, Persib Bandung, dan Persija Jakarta.

TOPIK:#Maman Abdurahman#Liga 1#Timnas Indonesia#Sepak Bola Indonesia#Pensiun
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
Rekomendasi Untuk AndaKonten Bersponsor
Legenda Hidup Sepak Bola Indonesia Maman Abdurahman Resmi Gantung Sepatu Setelah 24 Tahun Berkarier | Sorot.in