LIVESenin, 19 Oktober 2026 • Memuat waktu...Jakarta31°C
PASAR REAL-TIME:
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|

KSSK Pastikan Sistem Keuangan RI Tetap Kokoh di Tengah Gejolak Ekonomi Global

N
Nadia Kusuma
Redaktur Ekonomi & Bisnis
Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 15.00 WIB•3 menit baca
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
KSSK Pastikan Sistem Keuangan RI Tetap Kokoh di Tengah Gejolak Ekonomi Global
Dokumentasi peliputan terkait KSSK Pastikan Sistem Keuangan RI Tetap Kokoh di Tengah Gejolak Ekonomi Global. (Foto: Wikimedia Commons)

Sorotan Utama Berita

  • Sinergi kuat KSSK berhasil menjaga stabilitas dan likuiditas sistem keuangan nasional dari tekanan global.
  • Lonjakan harga emas yang mendekati rekor baru menjadi cerminan tingginya kecemasan pasar finansial dunia.
  • Pemerintah mendorong transparansi pelaporan harta wajib pajak melalui penyesuaian sistem Coretax pada SPT Tahunan.

SOROT.IN, JAKARTA — Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri atas Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan mengonfirmasi bahwa kondisi sistem keuangan Indonesia berada dalam posisi terjaga. Kepastian ini dirilis sebagai wujud respon terukur dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian geopolitik serta fluktuasi pasar keuangan internasional.

Sinergi antarotoritas menjadi benteng utama dalam memitigasi potensi risiko transmisi eksternal ke dalam negeri. Langkah berkesinambungan ini diarahkan untuk menjamin ketercukupan likuiditas perbankan, menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, serta memastikan penyaluran pembiayaan tetap berjalan optimal demi menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Dinamika Global dan Lonjakan Harga Emas

Sinyal eskalasi ketidakpastian global terlihat nyata dari pergerakan harga emas dunia yang terus melonjak tinggi. Fenomena ini berdampak langsung pada harga logam mulia domestik seperti emas Antam, yang diproyeksikan mendekati tren rekor baru seiring meningkatnya aksi perburuan aset aman (safe haven) oleh para investor global.

Meskipun kenaikan harga emas memberikan keuntungan bagi para pemilik aset komoditas tersebut, pakar ekonomi mengingatkan bahwa lonjakan harga yang terlalu tajam bukan pertanda baik bagi kesehatan ekonomi global. Tren ini mengindikasikan masih tingginya kekhawatiran terhadap laju inflasi global serta melambatnya pemulihan ekonomi di sejumlah negara maju.

Kebijakan Fiskal dan Implementasi Coretax

Di dalam negeri, penguatan fondasi ekonomi juga diimbangi dengan modernisasi administrasi perpajakan melalui sistem Coretax. Direktorat Jenderal Pajak terus mengedukasi masyarakat mengenai tata cara pengisian nilai harta terkini pada Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Orang Pribadi guna meningkatkan kepatuhan dan keakuratan data perpajakan.

Kombinasi antara ketahanan makroprudensial yang dikawal KSSK dan transparansi pengelolaan fiskal masyarakat diharapkan mampu membentuk daya tahan ekonomi yang solid. Pemerintah optimistis Indonesia dapat menavigasi ketidakpastian global dengan tetap mempertahankan stabilitas dan laju pertumbuhan yang berkelanjutan.

Tanya Jawab Seputar Topik Ini

Mengapa sistem keuangan Indonesia masih stabil di tengah ketidakpastian global?

Stabilitas tersebut terjaga berkat koordinasi dan sinergi kebijakan yang erat antara Kemenkeu, Bank Indonesia, OJK, dan LPS dalam mengawal indikator makroekonomi dan likuiditas.

Mengapa lonjakan harga emas hingga mendekati rekor dianggap sinyal kurang baik bagi ekonomi global?

Kenaikan harga emas yang sangat tinggi mencerminkan kecemasan investor global terhadap risiko resesi, inflasi, dan konflik geopolitik, sehingga mereka mengalihkan dana ke aset aman.

TOPIK:#Sistem Keuangan#KSSK#Harga Emas#Coretax
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
Rekomendasi Untuk AndaKonten Bersponsor
KSSK Pastikan Sistem Keuangan RI Tetap Kokoh di Tengah Gejolak Ekonomi Global | Sorot.in