LIVESenin, 19 Oktober 2026 • Memuat waktu...Jakarta31°C
PASAR REAL-TIME:
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|

Anggaran Pendidikan 2026 Tembus Rp 757,8 Triliun, Fokus Utama Pengangkatan Kualifikasi Guru

D
Dewi Lestari
Redaktur Pendidikan & Edukasi
Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 21.01 WIB•3 menit baca
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
Anggaran Pendidikan 2026 Tembus Rp 757,8 Triliun, Fokus Utama Pengangkatan Kualifikasi Guru
Ilustrasi tempo permainan cepat dan determinasi skuad sepak bola di turnamen. (Foto: Dok. Istimewa)

Sorotan Utama Berita

  • Anggaran pendidikan nasional tahun 2026 resmi menembus angka Rp 757,8 triliun.
  • Mendikdasmen memprioritaskan program pengangkatan dan peningkatan kualifikasi guru secara masif.
  • Penerapan metode deep learning dan tugas resensi buku didorong untuk melatih daya analitis siswa.

SOROT.IN, JAKARTA — Pemerintah pusat bersama Dewan Perwakilan Rakyat secara resmi menetapkan alokasi anggaran pendidikan yang fantastis dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2026. Dana segar senilai Rp 757,8 triliun disiapkan untuk merombak wajah dunia pendidikan Indonesia agar lebih merata, berkualitas, dan relevan dengan tantangan zaman modern.

Di tengah perdebatan sengit mengenai efisiensi pembelahan sekolah dan tantangan krisis anggaran di berbagai daerah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) mengambil sikap tegas. Anggaran jumbo tersebut tidak akan dihamburkan, melainkan difokuskan langsung pada peningkatan mutu kompetensi serta kesejahteraan tenaga pendidik di seluruh penjuru Tanah Air.

Pengangkatan Kualifikasi Guru sebagai Titik Balik Mutu Bangsa

Langkah strategis utama yang digulirkan Mendikdasmen pada tahun 2026 adalah program akselerasi pengangkatan dan peningkatan kualifikasi akademik guru. Kebijakan ini dinilai sangat krusial mengingat masih banyak tenaga pengajar, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), yang belum mendapatkan standar kualifikasi ideal untuk mengajar secara optimal.

Selain pembenahan administratif dan sertifikasi, wajah ruang kelas di Indonesia juga dipersiapkan menyambut revolusi cara pikir melalui pendekatan yang disebut sebagai 'deep learning'. Berbeda dari pemahaman umum masyarakat yang mengaitkannya dengan kecerdasan buatan atau AI, deep learning versi dunia pendidikan adalah metode mengajar yang merangsang siswa agar benar-benar memahami esensi materi, bukan sekadar menghafal rumus atau teks.

Transformasi Metode Belajar: Dari PR Resensi hingga Ruang Kelas Kritis

Sebagai bagian dari implementasi kurikulum yang lebih bermakna, Mendikdasmen turut menginstruksikan para guru untuk mengubah pola pemberian Pekerjaan Rumah (PR). Para siswa kini didorong untuk rutin membuat PR berupa resensi buku bacaan, sebuah langkah taktis yang mendapat apresiasi tinggi dari para pakar pendidikan karena terbukti ampuh melatih daya analisis dan minat literasi anak sejak dini.

Kendati tantangan pengelolaan keuangan dan distribusi fasilitas di tingkat daerah masih menjadi pekerjaan rumah yang berat, suntikan dana Rp 757,8 triliun memberikan secercah harapan besar. Jika dikelola secara transparan dan tepat sasaran, momentum tahun 2026 dapat menjadi tonggak sejarah kebangkitan mutu sumber daya manusia Indonesia yang berdaya saing global.

Tanya Jawab Seputar Topik Ini

Berapa total anggaran pendidikan yang dialokasikan pada tahun 2026?

Alokasi anggaran pendidikan nasional pada tahun 2026 menembus angka Rp 757,8 triliun.

Apa fokus utama Mendikdasmen dalam pemanfaatan anggaran pendidikan 2026?

Mendikdasmen memfokuskan anggaran tersebut untuk pengangkatan dan peningkatan kualifikasi guru, serta perbaikan kualitas pembelajaran di kelas.

TOPIK:#Anggaran Pendidikan 2026#Mendikdasmen#Kualifikasi Guru#Deep Learning#Berita Pendidikan
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
Rekomendasi Untuk AndaKonten Bersponsor
Anggaran Pendidikan 2026 Tembus Rp 757,8 Triliun, Fokus Utama Pengangkatan Kualifikasi Guru | Sorot.in