LIVESenin, 19 Oktober 2026 • Memuat waktu...Jakarta31°C
PASAR REAL-TIME:
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|

Era Smartphone Segera Berakhir, Pakar Ungkap Teknologi Pengganti yang Bakal Dominasi

K
Kevin Mahendra
Editor Teknologi
Minggu, 25 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB•3 menit baca
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
Era Smartphone Segera Berakhir, Pakar Ungkap Teknologi Pengganti yang Bakal Dominasi
Ilustrasi evaluasi berkala hasil capaian belajar siswa dalam bentuk laporan nilai. (Foto: Dok. Istimewa)

Sorotan Utama Berita

  • Smartphone diprediksi akan punah seiring berkembangnya teknologi AI yang lebih personal dan proaktif.
  • Perangkat masa depan fokus pada interaksi tanpa layar (screenless) dan integrasi ekosistem AI.
  • Tren teknologi 2025 di Indonesia mulai bergeser ke arah adopsi AI yang masif dalam perangkat mobile.

SOROT.IN, JAKARTA — Dominasi smartphone yang telah bertahan selama lebih dari satu dekade kini mulai menghadapi ancaman eksistensial. Para pakar teknologi dunia mulai menyuarakan bahwa era 'layar sentuh' akan segera berakhir, digantikan oleh perangkat yang lebih cerdas, proaktif, dan terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI) yang mampu memahami kebutuhan pengguna secara real-time tanpa harus dioperasikan secara manual.

Pergeseran ini bukan sekadar spekulasi, melainkan respons terhadap ketergantungan manusia yang semakin tinggi pada akses informasi cepat. Jika saat ini kita masih harus membuka aplikasi dan mengetik perintah, teknologi masa depan menjanjikan sistem yang mampu memprediksi keinginan pengguna melalui sensor canggih dan pemrosesan data berbasis cloud yang jauh lebih efisien dibandingkan perangkat genggam konvensional.

Menuju Era Post-Smartphone

Perkembangan industri perangkat saat ini, seperti yang terlihat pada peluncuran seri Galaxy S26 dan berbagai perangkat kelas menengah dengan fitur AI, menjadi jembatan menuju masa depan tersebut. Fokus produsen kini bukan lagi pada spesifikasi perangkat keras, melainkan pada bagaimana AI dapat memberikan pengalaman yang lebih personal, aman, dan proaktif dalam membantu aktivitas harian pengguna.

Di Indonesia, tren ini mulai terlihat dengan masifnya adopsi fitur AI pada smartphone kelas menengah hingga flagship. Namun, ini hanyalah tahap awal. Industri sedang bergerak menuju perangkat wearable atau sistem ambient computing yang memungkinkan interaksi tanpa harus memegang ponsel, menjadikan keberadaan fisik smartphone perlahan-lahan mulai tidak relevan di masa depan.

Tantangan dan Masa Depan Digital Indonesia

Bagi masyarakat Indonesia, transisi ini akan membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi konten dan produktivitas. Kesiapan infrastruktur digital dan literasi teknologi akan menjadi penentu utama apakah adopsi teknologi pengganti smartphone ini dapat berjalan mulus atau justru menciptakan kesenjangan digital baru di berbagai daerah.

Secara keseluruhan, meskipun smartphone belum akan menghilang dalam waktu dekat, arah inovasi teknologi global sudah menetapkan titik balik. Masa depan tidak lagi tentang perangkat apa yang kita genggam, melainkan bagaimana teknologi AI yang cerdas dapat menyatu dengan keseharian kita secara transparan dan efisien.

Tanya Jawab Seputar Topik Ini

Apakah smartphone akan benar-benar hilang sepenuhnya?

Smartphone diprediksi akan mengalami evolusi atau digantikan oleh perangkat yang lebih seamless seperti kacamata pintar atau perangkat berbasis AI yang tidak memerlukan layar fisik.

Kapan teknologi pengganti smartphone akan mulai dominan di Indonesia?

Diperkirakan akan mulai terlihat pergeseran signifikan dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, seiring matangnya ekosistem AI dan infrastruktur 6G.

TOPIK:#Teknologi#Smartphone#Artificial Intelligence#Tren Gadget 2025
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
Rekomendasi Untuk AndaKonten Bersponsor
Era Smartphone Segera Berakhir, Pakar Ungkap Teknologi Pengganti yang Bakal Dominasi | Sorot.in