Era Smartphone Segera Berakhir, Pakar Sebut Perangkat AI Bakal Gantikan Ponsel
Sorotan Utama Berita
- Smartphone diprediksi akan punah seiring munculnya perangkat wearable berbasis AI yang lebih cerdas.
- Samsung dan berbagai vendor mulai memfokuskan pengembangan pada ekosistem AI yang proaktif.
- Tren teknologi 2025 di Indonesia akan didominasi oleh integrasi AI mendalam pada perangkat konsumen.
SOROT.IN, JAKARTA — Ketergantungan masyarakat dunia terhadap smartphone tampaknya mulai menemui titik jenuh. Sejumlah pakar teknologi global kini memprediksi bahwa era ponsel pintar yang kita kenal selama dua dekade terakhir akan segera berakhir, digantikan oleh perangkat yang lebih seamless dan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Pergeseran ini bukan sekadar wacana, melainkan respons terhadap kebutuhan akan interaksi yang lebih alami antara manusia dan mesin. Jika selama ini kita harus menyentuh layar untuk memerintah perangkat, teknologi masa depan justru akan membalik keadaan dengan perangkat yang mampu memahami konteks pengguna secara otomatis.
Menuju Era AI Phone yang Lebih Proaktif
Pabrikan raksasa seperti Samsung telah mulai merintis jalan ini melalui seri Galaxy S26 yang mengedepankan kapabilitas AI sebagai inti pengalaman pengguna. Bukan sekadar alat komunikasi, perangkat ini dirancang untuk menjadi asisten pribadi yang proaktif, aman, dan mampu mengantisipasi kebutuhan pemiliknya sebelum perintah diberikan.
Di sisi lain, pasar Indonesia juga mulai dibanjiri perangkat kelas menengah yang mengadopsi teknologi serupa. Peluncuran produk seperti Honor X7d dan X6c menunjukkan bahwa fitur AI kini bukan lagi barang mewah yang eksklusif untuk ponsel flagship, melainkan standar baru yang mulai diadopsi secara masif di berbagai segmen harga.
Masa Depan Komputasi Tanpa Layar
Tren teknologi 2025 di Indonesia diprediksi akan menjadi babak baru persaingan ekosistem AI. Fokus industri kini bergeser dari spesifikasi hardware yang kaku menuju kemampuan perangkat dalam memproses data secara lokal dengan privasi yang lebih terjaga, sekaligus meminimalisir ketergantungan pada interaksi layar fisik.
Meski smartphone tidak akan hilang dalam semalam, evolusi menuju perangkat wearable atau perangkat berbasis suara yang didukung AI adalah keniscayaan. Bagi konsumen di Indonesia, ini berarti kita akan segera memasuki fase di mana teknologi tidak lagi menjadi objek yang kita pegang, melainkan mitra yang selalu ada di sekitar kita.
Tanya Jawab Seputar Topik Ini
Apakah smartphone akan benar-benar hilang dalam waktu dekat?
Tidak secara instan. Smartphone akan mengalami evolusi bertahap menjadi perangkat yang lebih cerdas dan proaktif sebelum akhirnya peran tersebut digantikan oleh teknologi yang lebih seamless.
Apa perbedaan utama antara smartphone saat ini dengan perangkat berbasis AI masa depan?
Smartphone saat ini bersifat reaktif, artinya ia menunggu perintah pengguna. Perangkat berbasis AI masa depan dirancang untuk bersifat proaktif, yakni mampu memahami konteks dan kebutuhan pengguna secara otomatis.