LIVESenin, 19 Oktober 2026 • Memuat waktu...Jakarta31°C
PASAR REAL-TIME:
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|
IHSG7.842,15+0.68%|
EMAS ANTAMRp2.655.000/gr+1.42%|
USD / IDRRp18.045+0.14%|
EUR / IDRRp20.221+3.64%|
BITCOINRp1.492.370.000+1.28%|

Aismoli Usulkan Revisi Roadmap TKDN Motor Listrik, Begini Dampaknya Bagi Konsumen

B
Bagas Prakoso
Editor Otomotif
Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 23.01 WIB•3 menit baca
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
Aismoli Usulkan Revisi Roadmap TKDN Motor Listrik, Begini Dampaknya Bagi Konsumen
Dokumentasi peliputan terkait Aismoli Usulkan Revisi Roadmap TKDN Motor Listrik, Begini Dampaknya Bagi Konsumen. (Foto: Wikimedia Commons)

Sorotan Utama Berita

  • Aismoli meminta penyesuaian target TKDN motor listrik agar selaras dengan kapasitas produksi lokal.
  • Tujuan utama usulan ini adalah untuk menjaga ekosistem industri tetap kompetitif dan berkelanjutan.
  • Penyesuaian roadmap diharapkan tidak menghambat percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

SOROT.IN, JAKARTA — Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) secara resmi mengusulkan kepada pemerintah untuk melakukan penyesuaian terhadap peta jalan atau roadmap Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi industri motor listrik. Langkah ini diambil sebagai respons atas tantangan teknis dan kesiapan rantai pasok komponen yang dihadapi para pelaku industri di Tanah Air saat ini.

Dalam pandangan Aismoli, target TKDN yang terlalu agresif tanpa dibarengi dengan kesiapan industri komponen pendukung justru berpotensi menghambat akselerasi produksi nasional. Oleh karena itu, asosiasi menekankan pentingnya evaluasi berkala agar kebijakan yang dibuat pemerintah tetap relevan dan mendukung pertumbuhan bisnis para produsen lokal.

Menakar Tantangan Industri Komponen Lokal

Penerapan TKDN merupakan instrumen penting untuk mengurangi ketergantungan pada komponen impor sekaligus meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Namun, Aismoli menyoroti bahwa beberapa komponen krusial, seperti sel baterai dan motor penggerak, masih memerlukan waktu lebih panjang untuk diproduksi secara massal dengan standar kualitas yang tinggi secara lokal.

Penyesuaian ini bukan berarti menurunkan standar kualitas, melainkan memberikan ruang napas bagi industri untuk berinvestasi pada fasilitas manufaktur yang lebih mumpuni. Dengan roadmap yang lebih terukur, produsen dapat merencanakan lokalisasi komponen secara bertahap tanpa harus mengorbankan target volume penjualan yang sedang dipacu pemerintah.

Dampak Bagi Harga dan Ketersediaan Unit

Bagi konsumen, kepastian regulasi TKDN memiliki pengaruh langsung terhadap harga jual motor listrik di pasar. Jika industri mampu memenuhi target TKDN dengan efisien, biaya produksi dapat ditekan, yang pada akhirnya akan membuat harga motor listrik menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat luas di berbagai daerah.

Ke depannya, Aismoli berharap pemerintah dapat terus membuka dialog dengan para pelaku industri untuk memastikan setiap kebijakan yang dikeluarkan mampu menciptakan iklim investasi yang sehat. Sinergi antara pemerintah dan asosiasi ini menjadi kunci utama agar target Indonesia sebagai pusat kendaraan listrik di Asia Tenggara dapat segera terwujud.

Tanya Jawab Seputar Topik Ini

Mengapa Aismoli mengusulkan penyesuaian roadmap TKDN?

Aismoli mengusulkan penyesuaian agar target TKDN lebih realistis dengan kesiapan rantai pasok komponen lokal, sehingga tidak menghambat produksi motor listrik nasional.

Apakah penyesuaian ini akan mempengaruhi harga motor listrik?

Penyesuaian yang terukur diharapkan dapat menjaga efisiensi produksi, yang pada gilirannya membantu menjaga stabilitas harga motor listrik bagi konsumen akhir.

TOPIK:#Motor Listrik#Aismoli#TKDN#Industri Otomotif#Kendaraan Listrik
BAGIKAN:Posting di XWhatsAppFacebook
Rekomendasi Untuk AndaKonten Bersponsor
Aismoli Usulkan Revisi Roadmap TKDN Motor Listrik, Begini Dampaknya Bagi Konsumen | Sorot.in